F A Q

1.

Apakah yang menyebabkan terjadinya penuaan dini (premature aging)?

  • Faktor yang berhubungan dengan UV, seperti radiasi sinar x, polusi udara yang berasal dari mobil, dari pabrik, freon, asap rokok, bahan kimia eksogen dan endogen, serta makanan tinggi karbohidrat dan kalori.
  • Faktor penyebab terjadinya kekeringan. seperti cara perawatan kulit yang salah, kosmetika yang tidak sesuai, kelembaban udara yang rendah, ruang ber-AC, kipas angin, suhu dingin, dan panas akan mempercepat penguapan air dari kulit sehingga menyebabkan kulit menjadi kering
  • Pengaruh sinar matahari yang menahun/kronik menyebabkan kerusakan kulit akibat efek fotobiologik sinar UV yang menghasilkan radikal bebas akan menimbulkan kerusakan protein dan asam amino yang merupakan struktur utama kolagen dan elastin, kerusakan pembuluh darah kulit dan menimbulkan pigmentasi kulit
  • Faktor-faktor lain yaitu gizi buruk, penyakit menahun, minuman keras, kopi berlebihan, stres, dll.

2.

Apakah yang dimaksud dengan radikal bebas itu?

Radikal bebas adalah molekul atau atom yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan. Elektron tersebut sangat reaktif dan cepat bereaksi dengan molekul lain sehingga terbentuk radikal bebas baru dalam jumlah besar secara terus-menerus.

Radikal bebas dapat menimbulkan kerusakan di berbagai bagian sel dan menyebabkan berbagai penyakit seperti tumor, kanker, arterosklerosis, katarak, keriput, penuaan dan lainnya.

3.

Bagaimana kerja dari antioksidan secara umum pada kulit sebagai anti aging?

Antioksidan bekerja menangkap radikal bebas yang ada dalam kulit. Molekul antioksidan berfungsi sebagai sumber hidrogen labil yang akan berikatan dengan radikal bebas.

Dalam proses tersebut, antioksidan mengikat energi yang akan digunakan untuk pembentukan radikal bebas baru sehingga reaksi oksidasi berhenti. Antioksidan “mengorbankan dirinya” untuk teroksidasi oleh radikal bebas sehingga melindungi protein atau asam amino penyusun kolagen dan elastin.

cara-kerja-antiokidan

4..

Apakah kelebihan vitamin C sebagai zat aktif dalam kosmetika anti kerut/anti keriput/anti aging?

Vitamin C bekerja sebagai antioksidan yaitu mencegah oksidasi serat penyusun kulit yaitu kolagen dan elastin dengan mengorbankan dirinya teroksidasi oleh radikal bebas.

Disamping itu, vitamin C juga berfungsi sebagai ko faktor pembentukan kolagen dalam lapisan epidermis kulit. Vitamin C merangsang dan meningkatkan produksi kolagen kulit dengan cara meningkatkan kemampuan perkembangbiakan sel fibroblast tua dermis.

Fibrolast adalah sel penghubung jaringan yang memproduksi kolagen dan serat elastin dan terdapat di bagian dermis. Kelebihan vitamin C lainnya yaitu dapat mencerahkan kulit dengan menekan proses pigmentasi kulit.

5.

Cara mencegah gejala penuaan pada kulit?

  • Makan beragam makanan dengan banyak buah dan sayuran
  • Menggunakan sunscreen
  • Menggunakan kosmetik anti aging
  • Berhenti merokok dan hindari menjadi perokok pasif
  • Memakai kosmetik pelembab
  • Minum air minimal 8 gelas setiap hari

§ Olah raga setiap hari meliputi senam wajah

6.

Apakah kelebihan Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) dibandingkan vitamin C?

Derivat vitamin C sebagai anti kerut/anti keriput yaitu Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) lebih disukai saat ini disebabkan tidak mengiritasi kulit, lebih stabil dan memiliki potensi yang sama dengan vitamin C.

Untunglah di Indonesia sudah ada produk sebagai anti kerut/anti keriput yang mengandung MAP dalam bentuk serum yaitu SER-C.

7.

Mengapa produk SER-C lebih unggul dibandingkan dengan produk lain yang sejenis?

SER-C menggunakan derivat vitamin C yaitu Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) dalam bentuk serum. MAP ini oleh enzim di kulit akan diubah menjadi bentuk aktif dan memiliki fungsi yang sama dengan vitamin C. Vitamin C mempunyai tiga fungsi utama pada kulit yaitu:

  1. Sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari pengaruh negatif faktor luar seperti polusi, matahari, iklim, AC, asap rokok, dsb.
  2. Merangsang pembentukan dan peningkatan produksi kolagen kulit yang akan menjaga kekenyalan, kelenturan serta kehalusan kulit (anti aging, anti wrinkle).
  3. Mencerahkan kulit (brightening effect) tanpa efek samping yang merugikan.

SER-C tidak memiliki efek samping, cara pemakaian yang praktis dan dengan pola pemakaian yang teratur, hasil efektif akan terlihat sekitar 8-12 minggu.

8.

Bagaimana cara pemakaian SER-C pada wajah?

Sebelum menggunakan SER-C, sebaiknya wajah terlebih dahulu dibersihkan dengan cairan toner atau pembersih lain seperti sabun pembersih, dll. Hal ini dimaksudkan agar proses penyerapan (absorpsi) serum lebih efektif dan cepat.

Selanjutnya teteskan cairan serum 3-4 tetes ke jari telunjuk ataupun telapak tangan dan usap ke seluruh atau sebagian permukaan kulit wajah hingga batas leher secara merata. Terutama pada area yang biasa terlihat garis-garis penuaan/keriput, seperti sekitar mata (crow’s feet), ujung mata, serta dahi.

Mohon diperhatikan agar menghindari terkena bulu mata atau alis. Bila dirasakan kurang, ulangi sekali lagi.

9.

Apakah SER-C dapat digunakan bersamaan dengan kosmetika lain?

Pemakaian serum SER-C tidak dibatasi bila akan digunakan bersamaan dengan kosmetika lain seperti foundation atau krim perawatan lain asalkan serum SER-C dipakai terlebih dahulu. Setelah SER-C dipakai, diamkan beberapa menit agar serum bekerja lebih efektif.

10.

Apakah SER-C aman untuk digunakan?

SER-C telah memiliki izin edar dengan nomor registrasi POM CD 1005600321 berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia yang disahkan di Jakarta pada tanggal 22 Maret 2006. Dengan telah terdaftarnya SER-C Badan POM RI, tidak perlu khawatir akan keamanannya.

Tinggalkan Balasan